Langsung ke konten utama

QUARANTINE TIME | Tetap Produktif #dirumahaja


Hai yang katanya kaum rebahan!
Atau kaum yang tetep produktif nih meskipun di rumah aja!


    Memasuki 2 bulan karantina diri di rumah tanpa menjalankan kegiatan sehari-hari, bagi sebagian orang mungkin berbeda dalam mengisi waktu karantina yang entah sampai kapan berakhir. 
    Kegiatan apa aja nih yang udah dilakukan? Yang pasti bukan hanya kagiatan rebahan aja kan? Atau buka tutup hp? Bosan-bosan lagi-bosan terus-bosan bosan bosan, begitulah alur ceritanya. Tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan selain itu-itu saja, alhasil ujung ceritanya juga bosan melulu.


    Sebenarnya, banyak kegiatan ala di rumah aja yang gak berujung membosankan (karena bosan itu timbul saat kita tidak mau mencoba hal-hal baru). Lakukan hal yang sekiranya buat enjoy tanpa harus berujung bosan. Karena quarantine time bukan hanya wadah untuk santai-santai atau untuk malas-malasan aja. Gunakan waktu luang yang banyak ini untuk terus produktif banyak baca buku, nulis, atau hal lain yang menambah wawasan kamu. 

~Produktif di Quaratine Time~

1. Lakukan hal-hal yang pernah kamu buat tapi belum terlaksana, entah itu karena sibuk atau magerlah alias males gerak. Selagi dirumah aja tidak ada salahnya kan untuk mencapai target yang telah lama terpendam. Bangkit dari rasa bosanmu. Enjoy it..
2. Banyak perenungan, bukan merenung dengan pikiran kosong dengan berandai-andai. Perenungan disini yaitu berpikir seberapa jauh pencapaian kamu sekarang dan apa saja yang perlu kamu kembangkan dalam dirimu.
3. List target-target yang akan kamu lakukan saat quarantine time berakhir:)
    Memang berlama-lama dirumah saja membuat sebagian orang merasa bosan, apalagi bagi kamu yang suka jalan-jalan. Entah itu ke mall, nongkrong dengan teman-teman atau jalan tanpa tujuan yang penting keluar rumah. List target mau kemana saja kamu atau apa yang akan kamu lakukan saat karantina ini berakhir.
4. Perbanyak ibadah dan doa agar indonesia dan dunia segera pulih dan membaik. Stay at home and stay productive...
5. Lakukan apa saja asal kegiatan positif dan bisa buat enjoy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dunia Bilang TIDAK MUNGKIN

Diperjalanan pulang kali ini, dengan sinar matahari yang masih terasa menyengat. Aku menyusuri jalanan yang biasanya aku lewati. Di pemberhentian lampu merah, mataku tertuju akan sesuatu.  Seorang anak kecil sedang mengelap kaca mobil yang berhenti, kakinya tak beralas, bajunya penuh dengan keringat, sambil menggendong adiknya yang balita. Mungkin saja dia belum makan hari ini. Sesaat kemudian dia tersenyum dan menunduk saat menerima uang recehan dari pemilik mobil.  Di seberang jalan kakek penjual minuman sedang menawarkan dagangannya, sudah tak terhitung berapa banyak orang yang menolaknya. Mungkin saja dia sudah berkeliling disana sejak pagi, padahal beban dagangan yang dipikulnya sangat berat. Sambil menyeka keringan yang jatuh, liatlah dia masih tersenyum tulus.  Di depan toko pinggir jalan, duduk anak muda berbaju kemeja yang hampir lusuh dan berkeringat, dengan seamplop berkas di tangan kirinya, raut wajahnya begitu lelah. Mungkin saja ini hari kesekian lamaran ker...

Somedays Feel Better

  Ada kata singkat yang menurutku itu nyentil banget dihati dan membekas sampai saat ini. Begini katanya “it will pass”, semua akan sembuh pada waktunya . Kadang kita bertanya-tanya kapan semua terlewat? Kapan kita akan sembuh? Rasa-rasanya setiap hari semakin berat. Walaupun kita gak tau kapan pastinya, bisa aja nanti, besok, bulan depan, bahkan bisa beberapa tahun kedepan. Kita cuma tau, kalau hari ini harus selesai dengan baik-baik saja. Agar besok tidak ada penyesalan atas apa yang telah terjadi kemarin. Bicara perihal penyesalan, hidup tuh bakal terasa ringan kalau kita gak terlalu mikirin bagaimana manusia lain bersikap sama kita . nggak perlu atau bahkan haus validasi dari orang lain. Terima kenyataan bahwa gak semua hal bakal tetep sama, terima kenyataan apa adanya. Jangan maksain sesuatu yang udah gak bisa sejalan bareng. Jangan maksain pegangan sama besi yang panasnya udah mulai membakar tangan kamu. Ternyata kata “ohhh ternyata gitu ya, yaudah gak usah dipikirin” itu gak...

GARIS WAKTU | Berdamai Dengan Diri Sendiri

Rasanya tahun demi tahun cepat berlalu, bukan?, hari berganti hari, bulan berganti tahun, umur yang semakin bertambah, pikiran-pikiran yang mulai sesak dengan berbagai ekspektasi kehidupan. Mungkin kita harus sedikit mengurangi ekspetasi berlebih akan kehidupan, tapi tidak ada salahnya jika berharap. Di tambah dengan situasi dan keadaan saat ini, yang menginginkan kita bertindak lebih baik untuk menyikapi sesuatu, berusaha lebih keras, berpikir lebih luas. Dengan waktu yang semakin berjalan pada porosnya dan kita yang bingung kemana arah tujuannya.  Melihat orang lain berkembang dan kita yang tertinggal jauh, membuat pikiran dan mental terkuras. Bagaimana tidak?, media sosial membuatnya semakin buruk, melihat update postingan Instagram Story, status Facebook, status Whatsapp teman-teman kita ataupun saudara dan orang-orang lain yang kita kenal, bisa membuat merasa rendah diri bukan?. Sajian foto dan video pencapaian dan prestasi mereka yang terpanjang di kolom media sosial.  T...