Langsung ke konten utama

Seorang itu adalah AYAH


Sebenarnya tak perlu kata maupun ungkapan untuk menggambarkan sosoknya,...

Seorang yang mencintai kamu tanpa ekspresi diwajah
...
Seorang yang memperkenalkan indah bahkan kerasnya dunia
...
Seorang yang memastikan hidupmu cukup dan sekaligus mengajarkan kamu nilai dari kelaparan
... 
Seorang yang mengajarkan apa itu tenggung jawab, percaya diri, hingga arti sebuah kerja keras
...
Seorang yang mengajarkan betapa jalan kehidupan ini tak selalu mulus selalu penuh lika-liku dan ujian
...
Seorang yang mengajarkan kamu arti berbagi kebahagiaan pada orang lain tanpa pamrih
... 
Seorang yang mengajarkan kamu arti memaafkan, mengiklaskan, mengalah tanpa iri ataupun dengki
...
Seorang yang mengajarkan kamu pembelajaran dari pengalaman-pengalaman burukmu
...
Seorang yang selalu menjagamu secara diam-diam
... 
Seorang yang mengajarkan kamu apa dan bagaimana menjadi tangguh
...
Seorang yang ingin melihatmu sukses dan bahagia melebihi dirinya
...
Seorang yang menemanimu dari 0 hingga kamu menjadi dirimu yang sekarang
... 
Seorang memberi pelajaran tidak secara langsung tapi lewat pembelajaran hidup
...
Dan bagi anak perempuan SOSOK AYAH adalah,  seorang LAKI-LAKI PERTAMA KALI DIKENALNYA, dan sosok yang tak pernah menyakiti hatinya
...
Dan cinta seorang AYAH diketahui saat kamu sudah menjadi AYAH kelak
...




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dunia Bilang TIDAK MUNGKIN

Diperjalanan pulang kali ini, dengan sinar matahari yang masih terasa menyengat. Aku menyusuri jalanan yang biasanya aku lewati. Di pemberhentian lampu merah, mataku tertuju akan sesuatu.  Seorang anak kecil sedang mengelap kaca mobil yang berhenti, kakinya tak beralas, bajunya penuh dengan keringat, sambil menggendong adiknya yang balita. Mungkin saja dia belum makan hari ini. Sesaat kemudian dia tersenyum dan menunduk saat menerima uang recehan dari pemilik mobil.  Di seberang jalan kakek penjual minuman sedang menawarkan dagangannya, sudah tak terhitung berapa banyak orang yang menolaknya. Mungkin saja dia sudah berkeliling disana sejak pagi, padahal beban dagangan yang dipikulnya sangat berat. Sambil menyeka keringan yang jatuh, liatlah dia masih tersenyum tulus.  Di depan toko pinggir jalan, duduk anak muda berbaju kemeja yang hampir lusuh dan berkeringat, dengan seamplop berkas di tangan kirinya, raut wajahnya begitu lelah. Mungkin saja ini hari kesekian lamaran ker...

Somedays Feel Better

  Ada kata singkat yang menurutku itu nyentil banget dihati dan membekas sampai saat ini. Begini katanya “it will pass”, semua akan sembuh pada waktunya . Kadang kita bertanya-tanya kapan semua terlewat? Kapan kita akan sembuh? Rasa-rasanya setiap hari semakin berat. Walaupun kita gak tau kapan pastinya, bisa aja nanti, besok, bulan depan, bahkan bisa beberapa tahun kedepan. Kita cuma tau, kalau hari ini harus selesai dengan baik-baik saja. Agar besok tidak ada penyesalan atas apa yang telah terjadi kemarin. Bicara perihal penyesalan, hidup tuh bakal terasa ringan kalau kita gak terlalu mikirin bagaimana manusia lain bersikap sama kita . nggak perlu atau bahkan haus validasi dari orang lain. Terima kenyataan bahwa gak semua hal bakal tetep sama, terima kenyataan apa adanya. Jangan maksain sesuatu yang udah gak bisa sejalan bareng. Jangan maksain pegangan sama besi yang panasnya udah mulai membakar tangan kamu. Ternyata kata “ohhh ternyata gitu ya, yaudah gak usah dipikirin” itu gak...

GARIS WAKTU | Berdamai Dengan Diri Sendiri

Rasanya tahun demi tahun cepat berlalu, bukan?, hari berganti hari, bulan berganti tahun, umur yang semakin bertambah, pikiran-pikiran yang mulai sesak dengan berbagai ekspektasi kehidupan. Mungkin kita harus sedikit mengurangi ekspetasi berlebih akan kehidupan, tapi tidak ada salahnya jika berharap. Di tambah dengan situasi dan keadaan saat ini, yang menginginkan kita bertindak lebih baik untuk menyikapi sesuatu, berusaha lebih keras, berpikir lebih luas. Dengan waktu yang semakin berjalan pada porosnya dan kita yang bingung kemana arah tujuannya.  Melihat orang lain berkembang dan kita yang tertinggal jauh, membuat pikiran dan mental terkuras. Bagaimana tidak?, media sosial membuatnya semakin buruk, melihat update postingan Instagram Story, status Facebook, status Whatsapp teman-teman kita ataupun saudara dan orang-orang lain yang kita kenal, bisa membuat merasa rendah diri bukan?. Sajian foto dan video pencapaian dan prestasi mereka yang terpanjang di kolom media sosial.  T...